Ada sahabatku bertanya..
"Untuk apa perlukan anak.."
Aku menjawab..
"Untuk kelangsungan keturunan.."
Dan perbualan itu berterusan..
"Habis tu kalau keturunan itu bukan dari yang baik-baik tak guna juga kelangsungan itu kan?"
"Tak juga. Kita boleh break the chains of the bad.."
"How?"
"Dengan terus berusaha... walau tergelincir sekalipun.. teruskan berusaha untuk menjadi baik, dan kearah kebaikan.."
Dia juga buat aku bertanya tentang kelangsungan zuriat untuk keturunan.
How if a person ready to be together but not ready to be a mother or a father?
Can you blame them to postpone to having a child?
Lagi-lagi dalam norma masyarakat di Malaysia.
"Hang dah kawin, hang kena la ada anak.."
Semudah itu ke?
Anak.
Adalah soal yang sangat serius.
Berapa ramai antara kita yang telah menjadi ibu bapa, bertanyakan soalan begini pada diri mereka setiap hari....
"Have I give enough love to my children?"
"Have I be patient enough to them?"
"Have I show good example to them?"
"Have I treat them fairly?"
"Have I give enough attention to them?"
I keep asking this to myself.
"Have I love myself enough to make me love others selflessly?"
I don't know.